Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2016

Senja Thailand 7

Gambar
kereta takkan pernah menunggu penumpang duduk dengan nyaman untuk berjalan senada putusanNya tak pernah menunggu kesiapan pun kemapanan insan lalu... masih saja kau diam dan selalu terpejam? aksara-aksara berserak ia tak pernah menunggu untuk dirangkai dia hanya tersenyum melihatmu yang masih menunggu tak kunjung bertemu dan masihkah kau anggun dengan keambiguan yang kau cipta... langit pun ikhlas jika kau ukir dengan awan-awannya pun akhirnya... diksi apa kan kau cetak pada mereka. ‪#‎ Chana‬ @za_akuDanSenjaThailand

Senja Thailand 6

lagi - lagi... jemari ini melemah suara ini menghilang jiwa ini menciut ia mungkin meleleh... bersama terik yang lembut diksi ini pun melayang entah esok kembali atau ia ingin pulang bersama senja, rindu ini menunggu... sekedar berhayal, bersandar sawit, tersapa lembut angin berirama desahan ombak... @za_akuDanSenjaThailand

Senja Thailand 5

kak, layaknya roda waktu yang terus berputar Ramadhan ini pun kian mendekati penghabisan sadar segala ini milikNya termasuk rindu yang kian menganga ku tak tau dimana dirimu berada bagaimana keadaanmu disana sedang bersujud, berdoa, menengadahkan tangan atau bersua bersama malam panjangNya... dan kau tau kak... ku tak tau siapa dirimu? namun rodaNya tetap berputar entah disudut mana bayangmu muncul entah di Ramadhan ke berapa jiwamu melontar senyum pun entah ditangga masehi mana kau hadir dengan janji yang tak tumpul @za_akuDanSenjaThailand

Senja Thailand 4

Dan kehadiranmu semalam membuatku semakin rindu rindu belai dan santun tuturmu hingga tak lepas bahagiaku mengingatmu lepas titik batu membongkah di dadaku emak... apalah daya ku disebrang rantau ini Ramadhan tak mampu memandang nisan mulusmu mampuku berbisik pada setiap rinduku dengan surah yang selalu kau pinta dariku emak... Ramadhan ini tersambut dengan pelukmu semalam lalu @za_akuDanSenjaThailand

Senja Thailand 3

Gambar
kak... langit di tanah ini bermuram pasca terik menghunus tanpa ampunan ia mengajak ku bertanya begini kah takdirnya? tiba-tiba surya tertawa lepas kemudian bermuram durja berteriak menyumbat telinga kak... dimana kau? karet-karet kian melambai berjajar ucapkan selamat tinggal pada sang terik menyambut bahagia gumpalan-gumpalan awan hingga ku pandai bagaimana lelehkan rindu kian mengkristal padamu kak... seperti jalan yang kau tunjukkan padaku terbebas, tersenyum diatas sang bukit mana pundakmu kak... kan ku bisikkan nyanyian rindu di tanah juang melayu ini @za_akuDanSenjaThailand_DarkSky

Senja Thailand 2

Gambar
kak... disini tak kutemukan cemara yang melambai pun pinus yang menusukkan harumnya namun ku dapati jajaran karet menjulang tersadap disetiap fajar tersayat bak rindu terluka bergaram tak ku merintih setiap mereka meminta tuk ku ulang bahasaku tak ku menangis setiap mereka tak paham maksudku mereka cukup paham makna jiwaku mataku matanya dalam aksara kita aksara yang mereka ajarkan padaku namun... suaraku meleleh kala mereka meminta untuk bersenandung mungkin aku lupa bagaimana menikmati nada aku pun lupa bagaimana menghayati cinta hingga rindu pun terbiasa ku lemahkan hingga ku lupa bagaimana mengobati rindu yang terluka. kak... semilir angin di tanah tak pernah terjajah ini masih sejuk meski terik meraja pun menusuk mereka kembali membuatku bermimpi tinggi menyimpan rindu dalam pintu ramadhan ini aku masih disini dengan rindu dan hujan yang akan datang nanti @za_AkuDanSenjaThailand 02/06/2016 15:20