maaf, jika tanpa sengaja pikir itu melayang maaf, sejenak bayangmu menerkam maaf, jika ia hampir terpaut impian dan maaf, jika harap meski musnah, sayang.
purnama kembali tak demikian dengan nyawamu kenangan itu kembali tak demikian dengan dirimu jemari ku kian beku aksara ku membisu tiada santun sang rindu menggebu dan terus menggebu layaknya malam yang berlalu aku tanpamu masih tanpamu dan terus tanpamu entahlah, hingga kapan kan tanpamu