Apa rasa tirta lazuardi kali ini? Berbau kenangan? Serasa masam? Atau mungkin tak layak dipandang? Ahhh ... kang Biarlah, aku sejenak layangkan bayang Akan mu yang larut dalam putaran kembang Mana dirimu kang? Yang memintaku meraju di pundak gagahmu,sayang. Kini ... hampirku tak berdaya Lelah berkejaran masa bagaimana jika aku menyerah kang? Bagaimana kang? Bagaimana? Dengarlah kang Dari ujung tanah Yang entah kau dimana Kembali ke peraduan Atau berjalan lalui malam Kang, kapan kau datang?