embun



sajak embun fajar 
tak mewakili titik-titik rindu basahi lembaran hati
tak terhapus bahkan terbawa angin melayang tinggi dalam buai pasi
lingkar melingkar melengkung menyajarkan buai-buai rindunya
rindu yang hampir terhapus
yang hampir hilang ditelan masa
titik-titik  tak berdawai 
tak bermakna
tak punya rasa
bukan berarti Tuhan tak tahu bukan???
sajak ku kan tersimpan rapi 
dalam goresan noktah pelipur hati
berlalu bukan berarti pergi
namun pergi bukanlah akhir perjalanan ini
masih terbentang menghias dipelupuk mata
jiwa yang melayang kan tetap kembali pulang dalam peraduannya
tinggalkan ku sendiri dalam sepi
untaian mutiara ku kan tetap tersampai
melalui bisik Illahi Rabbi

Postingan populer dari blog ini

Ga.Diz.Za

Senja Thailand 4

Yang menyayangimu