1% rasa air...99% kenangan...
Tak dapat dipungkiri, hujan telah membawa satu arti tersendiri hingga banyak penggemar yang selalu menantinya. Meski basah sebagi akibatnya.
Hujan membawa kekuatannya kehangatan dalam nuansa dingin
bahkan hujan mampu membawa terbang alam bawah sadar, menari dalam mimpi panjang tak berkesudahan
melayang bak menari diatas awan
hujan... masih terekam jelas penggalan kalimat dari wartawan asal kota santri ini, "hujan 1% rasa air, dan 99 % adalah kenangan". Bagi penikmat hujan, benar adanya. Hujan membawa kembali beribu kenangan yang terpendam, mungkin hampir pudar tergores masa.
Seperti hal nya saat ini, hujan menyambut didepan pintu fajar. Merengkuh hangat anak Adam dengan sekian buai mimpinya.
Menggantikan embun yang siap terlempar pada tanah perpijakan.
Iya... embun masih ada dalam rinai hujan
disekian tirai-tirai yang tersibak dengan nurani penikmat hujan
bentuk kasih dari Dia Sang Pemilik Hujan
Pintu Fajar dalam Rinai Hujan
Hujan membawa kekuatannya kehangatan dalam nuansa dingin
bahkan hujan mampu membawa terbang alam bawah sadar, menari dalam mimpi panjang tak berkesudahan
melayang bak menari diatas awan
hujan... masih terekam jelas penggalan kalimat dari wartawan asal kota santri ini, "hujan 1% rasa air, dan 99 % adalah kenangan". Bagi penikmat hujan, benar adanya. Hujan membawa kembali beribu kenangan yang terpendam, mungkin hampir pudar tergores masa.
Seperti hal nya saat ini, hujan menyambut didepan pintu fajar. Merengkuh hangat anak Adam dengan sekian buai mimpinya.
Menggantikan embun yang siap terlempar pada tanah perpijakan.
Iya... embun masih ada dalam rinai hujan
disekian tirai-tirai yang tersibak dengan nurani penikmat hujan
bentuk kasih dari Dia Sang Pemilik Hujan
Pintu Fajar dalam Rinai Hujan