Tarian Rindu Irama Hujan




keterbatasan atau pembatasankah semua ini?
membelenggu erat tanpa rasa
tanpa dosa
tanpa ampunan
melilit …
begitu perih begitu sakit
hingga tak dapat terasa detak waktu kehidupan
sambutan masa kesebelas
tetap dalam buai ruangnya
titik-titik rindu segera menyapa
memeluk erat kerinduan
dingin bukan lagi alasan
ya...
para titik itu kembali hadir
gagal kedua kalinya bukan untuk ketiga kalinya
seluit cahayanya menyibak
menggenggam ricuh gemuruh tak berarah
titik hujan dalam buaian rindu
lepas harap pada sang Pewujud Harapan
Tuhan...
melalui titik hujan ini
ku untai rinduku dalam bingkai Doa padaMu
Ibadahku, Usahaku, Hidupku, Matiku
hanya demi Kamu
iya Kamu...Tuhan
biarkan aku menari dalam nada rindu yang Kau cipta
nikmati alunannya sembari pejamkan mata
rasakan sapa lembut kuasaMu
seiring aliran jalan panjang ini,
peluk aku dalam Cinta RahmatMu.
belai aku dengan kasih setiaMu

Postingan populer dari blog ini

Ga.Diz.Za

Senja Thailand 4

Yang menyayangimu